Showing posts with label sinema. Show all posts
Showing posts with label sinema. Show all posts

January 11, 2009

Daftar Pemenang Golden Globe 2009

Golden Globe merupakan ajang tahunan yang dibuat oleh Hollywood Foreign Press Association (HFPA). Acara tersebut ajang penghargaan untuk para pekerja di bidang film dan televisi.

Memasuki tahun penyelenggaraan ke-66, Golden Globe digelar meriah di Hotel Beverly Hilton, Beverly Hills, California, 11 Januari 2009. Siapa saja pemenang di bidang film? Dikutip dari IMdB, ini dia yang jadi jawara:

Best Motion Picture - Drama
Slumdog Millionaire

Best Director - Motion Picture
Danny Boyle (Slumdog Millionaire)

Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Drama
Mickey Rourke (The Wrestler)

Best Performance by an Actress in a Motion Picture - Drama
Kate Winslet (Revolutionary Road)

Best Motion Picture - Musical or Comedy
Vicky Cristina Barcelona
Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Musical or Comedy
Colin Farrell (In Bruges)

Best Performance by an Actress in a Motion Picture - Musical or Comedy
Sally Hawkins (Happy-Go-Lucky)

Best Performance by an Actor in a Supporting Role in a Motion Picture
Heath Ledger (The Dark Knight)

Best Performance by an Actress in a Supporting Role in a Motion Picture
Kate Winslet (The Reader)

Best Original Score - Motion Picture
A.R. Rahman (Slumdog Millionaire)

Best Original Song - Motion Picture
The Wrestler

Best Animated Film
WALL·E

Mungkin tanggal pergelaran acara ini memang hari baiknya Kate Winslet berhasil memenangkan dua kategori. Selamat deh..

Baca Selengkapnya..

January 5, 2009

YES MAN, Kekuatan Itu Bernama: Ya!

Yes, Yes, Yes !!!. Kata itulah yang kemudian membuat hidup Carl Allen (Jim Carrey) berubah drastis. Berbagai kesempatan bagus didapat Carl hanya dengan mengatakan Ya pada semua orang, yang meminta pertolongan kepadanya. Dari mulai naik jabatan, menjadi pria yang disayangi banyak orang, dan jatuh cinta kembali dengan seorang wanita, Allison (Zooey Deschanel). Carl yang tertutup dan suka mengurung diripun berubah menjadi periang dan menjalani hidup dengan lebih ringan.

Semua itu bermula ketika perasaan depresi dirasakan Carl saat ditinggal sang istri. Carl menjadi orang yang menyebalkan. Segala hal yang datang padanya selalu ditanggapi dengan sinis, dan selalu berkata tidak untuk siapapun dan apapun.

Hingga akhirnya Terrence Bundley (Terence Stamp) berhasil mengubah pola pikir dan membangkitkan kembali semangat hidup Carl lewat sebuah perjanjian. Perjanjian dengan dirinya sendiri untuk selalu mengatakan “Ya” pada apapun dan pada siapapun untuk setiap kesempatan yang datang pada dirinya.

Abakadabra! Kata Ya! pun selalu diucapkan Carl. Bagaikan kata ajaib yang mampu mengubah segala sesuatu menjadi indah, Ya!. Hasilnya, hidup Carl kembali menjadi berwarna, penuh keceriaan dan optimistis.

Namun perubahan diri Carl dari “No Man” menjadi “Yes Man” sedikit banyak disalahgunakan oleh pihak lain, termasuk sahabat sekaligus kuasa hukumnya, Peter (Bradley Cooper).

Sebenarnya film arahan sutradara Peyton Reed yang diangkat dari kisah nyata dan telah dibukukan pada tahun 2005 dengan judul yang sama,

The Yes Man.

Buku yang ditulis oleh Danny Wallace, kemudian dianggap menarik untuk diangkat ke layar lebar. Terbukti, film ini sempat nongol di posisi teratas tangga film

box office

di kawasan Amerika Utara. Hingga pekan kemarin, film ini berhasil meraih pendapatan sebesar 79,4 juta dolar AS.

Namun apa yang dilakukan Carl dengan selalu mengatakan "Ya" pada apapun, tidak sepenuhnya bisa dibenarkan dan dapat diikuti untuk sebuah tindakan yang inspiratif. Itu pula yang kemudian disampaikan Bundley kepada Jim Carrey, yang dengan lincah memerankan karakter Carl Allan. Karena, dengan imajinasinya sendiri, Carl membayangkan hal buruk akan terjadi pada dirinya. Karena imajinasi inilah yang kemudian menggeraknya untuk mengatakan "tidak". Padahal itu sebenarnya hanya ketakutan yang berlebihan hingga membuatnya celaka sendiri.

Seperti saat Carl menolak ketika diminta untuk ‘melayani’ perempuan tua tetangganya, dan menolak ketika mantan istrinya mengajaknya untuk kembali. Hubungan asmara yang hampir sukses dibangun Carl dengan Allison, vokalis wanita yang ditemui Carl di pom bensin dan memberinya tumpangan dengan skuter, pun berantakan ketika Allison tahu bahwa semua kemauannya selalu dituruti, karena Carl terikat perjanjian untuk selalu mengatakan “Yes!”.

Dan, tidak ada kata terlambat untuk sebuah perbaikan. Setelah Carl menyadari bahwa setiap perkataan “Ya” yang diucapkannya harus sesuai dengan keinginan hatinya, maka semua akan menjadi jauh lebih baik. Termasuk hubungannya dengan Allison.

Sebagai film komedi, film ini tidak hanya mengundang tawa lepas lewat aksi khas ala Jim Carrey, tapi juga jalan cerita yang memang lucu dan penuh kejutan.

Akting Carrey, tak usah disangkal lagi. Ia sukses memainkan sosok yang komikal dan berkarakter. Jalinan cerita yang dibangun penulis skenario David Iserson berhasil pula menyuguhkan cerita yang kuat. Gaya Carrey yang jenaka di sana-sini, membuat film ini makin memiliki daya tariknya.

Jenis Film: Komedi, Sutradara: Peyton Reed, Produser: Jim Carrey, David Heyman, Richard D. Zanuck, Penulis Buka: Danny Wallace, Penulis Skenario: Nichollas Stoller, Jarrad Paul, Andrew Mogel, Pemain: Jim Carrey, Terrence Stamp, Zoey Dischanel, Bradley Cooper, Rhys Darby, Danny Masterson

Baca Selengkapnya..

January 1, 2009

Tahun 2009, Hollywood Andalkan Film-film Sekuel

Pada tahun 2009, industri perfilman Hollywood akan mengandalkan pemasukannya dari film-film sekuel populer, yang telah berhasil mendongkrak pendapatan yang menguntungkan.

Sejumlah film yang diprediksi akan menjadi pencentak uang bagi Hollywood adalah film keenam serial Harry Potter, Harry Potter and the Half Blood Prince. Film arahan sutradara David Yates rencananya dirilis pada 17 Juli 2009 mendatang.

Sejak dirilis film pertamanya Harry Potter and the Sorcerer's Stone (2001), film Harry Potter tak pernah henti-hentinya menarik minat penggemar untuk berbondong-bondong mendatangi bioskop. Film pertamanya ini, sampai sekarang berada di posisi lima besar film dengan pendapatan terbesar sepanjang masa dengan total pendapatan 968 juta dolar AS. Sementara film seri kelimanya, Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007) berada di posisi ketujuh dengan perolehan pendapatan sebesar 937 juta dolar AS.

Selain Harry Potter, setidaknya ada 17 film sekuel yang akan tayang pada tahun 2009 ini. Serial tenar lainnya yang bakal memiliki episode baru di tahun 2009 yakni Terminator dan Star Trek. Terminator, film produksi Warner Bros itu, identik dengan sosok Arnold Schwarzenegger, aktor yang kini jadi Gubernur California.

Kali ini, film yang berjudul Terminator Salvation itu akan dibintangi Christian Bale sebagai John Connor dan disutradarai McG. Rencananya, film ini akan ditayangkan pada 22 Mei 2009. Di bulan yang sama, Star Trek, film yang kesebelas yang diproduksi Paramount juga akan dirilis. Selain sekuel dari film Da Vinci Code, Angels & Demons, yang masih diangkat dari novel Down Brown, film-film sekuel lainnya adalah film Transformers: Revenge of the Fallen garapan sutradara Michael Bay, yang berharap meraih sukses seperti film pertamanya, Transformers.

"Serial tenar ini memunculkan harapan Hollywood kembali bergairah," kata presiden Pemasaran Paramount Picture, Robe More.

Baca Selengkapnya..

December 31, 2008

Laskar Pelangi Masuk Berlinale 2009

Sebuah catatan prestasi kembali ditoreh film Laskar Pelangi arahan sutradara Riri Riza. Film yang diklaim telah ditonton 4,4 juta penonton Tanah Air itu, akan turut serta memeriahkan salah satu ajang bergengsi di kawasan Eropa, Berlinale 2009, Festival Film International Berlin ke-59, yang akan digelar di Berlin, Jerman, mulai tanggal 5 Februari 2009 mendatang.

Dikatakan produser Mira Lesmana, Laskar Pelangi dipilih oleh pihak penyelenggara untuk ikut serta dalam program Berlinale Panorama. "Saya memang belum mendapatkan rinciannya mengenai program tersebut. Namun, mendengar LP bisa ikut memeriahkan festival bergengsi ini saja, kami sangat senang," kata Mira kepada kompas entertainment, Senin (15/12).

Menurut Mira, terlibatnya film yang diangkat berdasarkan cerita novel dengan judul yang sama karya Andrea Hirata, sangatlah mengembirakan mengingat film ini menjadi film cerita panjang pertama dari generasi baru, pasca sutradara Garin Nugroho, yang berhasil masuk ke festival bergengsi ini.

"Bagi kami, kalau sudah masuk Berlinale nggak masalah masuk kompetisi atau tidak. Bisa lolos seleksi saja dan mendapatkan lambang Berlinale, itu bagi kami sudah luar biasa," ujarnya sumringah.

Sebelumnya, film karya sutradara Garin Nugroho, Aku Ingin Menciummu Sekali Saja, pernah menyemarakkan "Berlinale 2003" yang berlangsung di Berlin, Jerman, pada 6-16 Februari 2003 lalu. Film yang dibintangi Lulu Tobing dan Minus Coneston Karoba itu, bahkan disambut hangat sejumlah kalangan di ajang tersebut.

Dipilihnya LP dalam satu program festival bergengsi tersebut, menurut Mira, memberi berbagai catatan penting. Yang pertama, katanya, secara kualitas dan konten film-film Indonesia sudah mulai dirilik dan masuk dalam standar film internasional. "Ini membawa nafas baru film Indonesia di tingkat internasional dan menjadi pintu yang bisa membuka bakat-bakat baru sineas Indonesia di ajang internasional bergengsi lainnya," harap Mira.

"Hal yang terpenting lainnya, adalah ajang ini bisa menjadi gerbang untuk distribusi film-film nasional di tingkat internasional," kata Mira yang berencana membuat stan di Berlinale pada 5 Februari mendatang.

Mengenai kabar terakhir LP, hingga saat ini proses pemutarannya masih terus belangsung di sejumlah kota, termasuk di Bengkulu dan Jember. "Seru abis. Setiap diputar selalu full house. Sampai saat ini, Laskar Pelangi sudah ditonton 4,4 juta orang," ungkapnya.
Baca Selengkapnya..

The Dark Knight dan Wall-E Masuk Film Terbaik 2008

Kalo kamu pernah menonton film "the dark knight" dan "wall-e", berarti kamu harus baca info di bawah tentang kedua film laris itu.

LOS ANGELES,Lembaga Film Amerika (The American Film Institute Awards) telah memilih sepuluh film terbaiknya pada tahun 2008. Film-film favorit seperti The Dark Knight, Iron Man, Wall-E dan The Curious Case of Banjamin Button masuk dalam daftar tersebut. Sementara film-film yang dipandang para kritikus sebagai calon kuat peraih Piala Oscar, seperti Doubt, The Reader, Revolutionary Road, Vicky Christina Barcelona dan The Visitor, tak masuk dalam daftar.

Slumdog Millionaire, yang sering disebut sebagai film yang berpotensi menyabet berbagai penghargaan, juga tak masuk dalam daftar film terbaik lantaran film itu produksi mancanegara (Inggris).

Film komedi Tropic Thunder dan Pineapple Express, yang disebut-sebut kritikus film sebagai film komedi tak masuk dalam hitungan. Tahun lalu, film sejenis seperti Knocked Up dan The 40 Year Old Virgin, malah masuk dalam deretan film terbaik. Posisi Tropic Thunder dan Pineapple Express, justru digantikan dua film super hero komik The Dark Knight dan Iron Man serta film animasi Wall-E.

Film lainnya yang menggenapi urutan sepuluh besar adalah Milk, The Wrestler, Frost/Nixon, Frozen River, Gran Torino, dan Wendy and Lucy.

Kesepuluh film dipilih oleh dewan juri yang beranggotakan para kritikus film, kalangan industri film dan akademisi perfilman. Dewan juri diketuai oleh pakar sejarah film dan kritikus film pada serial berita hiburan televisi Entertainment Tonight, Leonard Maltin.

Baca Selengkapnya..

The News